Touring Sehat IMI Jatim: Gas Pol Tanpa Ugal-ugalan!
Kegiatan berkendara jarak jauh atau yang lebih populer dengan istilah touring telah menjadi gaya hidup bagi banyak pecinta roda dua di tanah air. Namun, seringkali kegiatan ini mendapatkan citra negatif akibat perilaku oknum yang mengabaikan keselamatan di jalan raya. Menjawab tantangan tersebut, Pengprov IMI Jatim menginisiasi sebuah gerakan baru yang mengedepankan aspek keselamatan dan kebugaran fisik bagi para anggotanya. Konsep ini dikenal sebagai touring sehat, sebuah cara baru menikmati aspal jalanan tanpa harus mengabaikan tanggung jawab sebagai pengguna jalan yang santun dan disiplin.
Esensi dari perjalanan ini bukan terletak pada seberapa cepat kita sampai ke tujuan, melainkan bagaimana kita bisa menikmati setiap kilometer perjalanan dengan kondisi tubuh yang prima. Dalam program yang digagas oleh komunitas otomotif di Jawa Timur ini, para peserta diwajibkan melakukan pemeriksaan kesehatan singkat sebelum berangkat. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap pengendara memiliki fokus yang tajam dan stamina yang cukup. Mengusung slogan gas pol dalam arti semangat yang maksimal, IMI ingin menunjukkan bahwa gairah otomotif bisa disalurkan melalui kegiatan yang positif dan memiliki nilai tambah bagi kesehatan mental maupun fisik.
Salah satu fokus utama dari gerakan ini adalah edukasi untuk tidak bertindak ugal-ugalan saat berada di jalan raya. Jalan umum adalah fasilitas bersama yang dihuni oleh berbagai macam pengguna, mulai dari pejalan kaki hingga pengemudi kendaraan berat. Dengan memberikan edukasi mengenai teknik berkendara yang benar atau safety riding, komunitas ini berusaha mengubah pola pikir anggotanya agar lebih menghargai nyawa sendiri dan orang lain. Kecepatan memang memberikan sensasi, namun pengendalian diri adalah bukti kematangan seorang pengendara sejati.
Selama perjalanan melintasi rute-rute indah di Jawa Timur, para peserta juga diajak untuk melakukan aktivitas fisik ringan di setiap titik pemberhentian atau check point. Alih-alih hanya sekadar merokok atau duduk santai, mereka melakukan peregangan otot untuk mencegah kelelahan berlebih dan kram saat berkendara. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menjaga konsentrasi pengendara tetap stabil hingga garis finis. Inilah yang membuat perjalanan tersebut layak disebut sebagai perjalanan yang sehat, karena memperhatikan aspek ergonomi dan sirkulasi darah bagi sang pengendara motor.